Pemrograman Lanjut

Posted by Unknown

Kuis mata kuliah pemrograman lanjut

Soal : 

  1. Apakah yang dimaksud dengan interface dalam pemrograman berorientasi obyek ?
  2. Apakah yang dimaksud dengan class dalam pemrograman berorientasi obyek ?
  3. Apakah yang dimaksud dengan object dalam pemrograman berorientasi obyek ?
  4. Berikan contoh interface, class dan object (dengan java) ?
Jawab :
Interface adalah sekumpuan metode abstrak yang tidak memiliki implementasi. Interface selalu abstrak meskipun tidak secara eksplisit dideklarasikan sebagai abstrak.
ketika sebuah class ingin memakai metode-metode abstrak tersebut, ia mengimplementasikan interface yang bersangkutan dengan memakai kata kunci implements. Class tersebut wajib membuat implementasi dari metode-metode abstrak yang diturunkanya dari interface.
Sebuah interface dalam java dideklarasikan dengan bentuk umum sebagai berikut:
[Interface modidiers] interface [identifier] [interfaces] [body]

Sebuah interface harus mempunyai kata kunci interface. kata kunci interface dapat didahului oleh interface-modifier yang bersifat opsional. Setelah kata kunci interface, harus diikuti dengan nama interface berupa sebuah identifier. Baru kemudia dapat diikuti dengan nama-nama dari superinterface. Baru kemudian diakhiri dengan block {} yang merupakan body dari interface. 

Contoh interface sederhana :
interface Facsmile {
  int dotPerInches = 90;
  
  boolean dialPhone(String number);
  void getDocument(int nDoc);
  boolean sendDocument(int nDoc);
  void closePhone();
}
------------------------------------------------------------------------------------------------------------
class adalah template atau wadah tempat mendevinisikan seluruh data dan instruksi. instruksi di sebut sebagai tingkah laku dari kelas sedangkan data di sebut sebagai atribut dari sebuah kelas. analoginya adalah seperti ini:
sebuah obyek [jam tangan] dari kelas [penunjuk waktu], mempunyai tingkah laku [jarum berputar], [quartz bergetar], [batrai mengalirkan listrik] dsb. serta mempunyai atribut [jarum], [batrai], [skrup],dsb. jadi tingkah laku dan atribut dari sebuah class menyatakan sifat-sifat dari class tersebut.

Sebuah class dalam java dideklarasikan dengan bentuk umum sebagai berikut:

[Class-modifiers] class [Identifier] {Super] [Interface] [body]

Sebuah class harus mempunyai kata kunci class. Kata kunci class dapat didahului oleh class-modifier yang  bersifat opsinal (boleh ada atau tidak). Kata kelas kunci harus diikuti  nama class berupa sebuah identifier. baru kemudian dapat diikuti dengan nama-nama dari superclass dan/atau superinterface. Baru kemudian diakhiri dengan blok {} yang merupakan body dari class.
Contoh deklarasi class yang legal dan paling sederhana adalah seperti ini:
class TrafficLight {
}

Deklarasi ini merupakan sebuah class kosong, yang tentu saja tidak akan berguna dalam program. Kita dapat menambahkan anggota dari class berupa metode dan/atau field ke dalam body dari class.
misalnya:

class TrafficLight {
  //field
boolean bRed, bGreen, bYellow;
  //metode
void turnLight (int color) {
bRed = bGreen = bYellow = false;
switch (color) {
  case 0;
  bRed = true;
  break;
  case 1:
  bGreen = true;
  break;
  case 2:
  bYellow = true;
  break;
  }
  }
}

Anggota dari class TrafficLight adalah field berupa bRed, bGreen, bYellow, dan metode yaitu turnLight().

------------------------------------------------------------------------------------------------------------
Kita sering melakukan sesuatu dengan/terhadap kelas (kecuali data dan metode statis), kita melakukan sesuatu terhadap/pada obyek tertentu dari kelas.
Pernyataan berikut adalah untuk mengalokasikan obyek PersonToy:

PersonToy t;
t = new PersonToy();
Kalimat pertama di atas adalah deklarasi reference atau variabel ke obyek bertiper PersonToy tapi belum dialokasi obyek PersonToy ke t. Obyek PersonToy baru dialokasi/diciptakan apabila telah dipanggil operator new. kalimat-kalimat diatas dapat disatukan menjadi suatu kalimat tunggal yang sekaligus melakukan deklarasi dan penciptaan obyek PersonToy sebagai berikut:


PersonToy t = new PersonToy();
saat kita mendeklarasikan instant t maka instant kelas itu (masing-masing obyek PersonToy) mempunyai kopian dari variabel-variabel data sendiri. kita telah menciptakan instant/obyek dengan tipe/class PersonToy dan diberikan ke variabel t. Variabel t mengacu atau bertindak sebagai reference ke obyek tersebut. Cara tekakhir paling sering digunakan karena lebih efisisen dan memastikan obyek telah diinisialisasi dengan suatu nilai.

public class PersonToy {

  static void test(){
  PersonTOy t = new PersonToy ("Bambang Hariyanto", "Jalan Setiabudi 194", "Ledeng", "Bandung", 30);

  System.out.println("Bambang Hariyanto sebagai Person: ");
  System.out.println(t.getName());
  System.out.println(t.getAddressLine1());
  System.out.println(t.getAddressLine2());
  System.out.println(t.getCity());
  System.out.println(t.getAge());
  System.out.println(t);
}
public static void main(String[] args){
  test();
}
...
}

NB : pada script ini kami menggunakan pemanggilan metode dengan cara berikut :
t.getName()

Anggota Kelompok :
Muhammad Dwi Nugroho     11.11.4732
Rizkiawan N.L.                     11.11.4740
Agus Heri Wibowo               11.11.4720

Wicaksono Dwi Utomo 11.11.4716
Andriyansah 11.11.4725

Read More

GridLayout Pada Pemrograman Java

Posted by Unknown

Malam sobbat blogger semua, pada kesempatan kali ini masnugh akan coba untuk share ilmu. mungkin cocok untuk para sobat-sobat blogger yang sedang belajar pemrograman dengan Java dan membutuhkan tampilan, mungkin ini bisa menjadi salah satu trik agas program sobat bisa menjadi lebih menarik nah langsung saja GridLayout Pada Pemrograman Java merupakan salah satu layout yang digunakan untuk mengatur tata letak komponen pada panel. Gridlayout merupakan bagian dari library AWT.

Metode grid layout akan membagi area layar menjadi sejumlah tempat dalam bentuk matriks ukuran yang sama. Area layar dibagi dalam format baris dan kolom, sehingga setiap komponen akan memiliki ukuran yang sama, tidak melihat dari ukuran yang sebenarnya. Setiap terjadi perubahan ukuran frame, ukuran setiap komponen pun akan berubah. Pada prinsipnya yang dipertahankan adalah jumlah barisdan kolom yang telah ditentukan.

Grid layout menempatkan komponen dengan urutan dari kiri kekanan, dari atas kebawah dan memaksa setiap komponen untuk menempati space container yang kosong serta membagi rata ukuran setiap space tersebut. gridLayout paling cocok digunakan untuk menyusun komponen yang berukuran sama , misal 2 buah JPanel berukuran sama di dalam sebuah frame.

Ada 3 konstuktor untuk grid layout:

a.     GridLayout() => membuat layout dengan satu kolom perkomponen. Hanya satu
                                  baris yang digunakan
b.     GridLayout(int rows, int cols) => membuat satu layout berdasarkan jumlah baris
                                  dan kolom yang digunakan.
c.     GridLayout(int rows, int cols, int hgap, int vgap) =>  membuat layout berdasarkan
                                 jumlah baris dan kolom yang diinginkan, serta ukuran jarak (gap)
                                 horizontal maupun vertical untuk setiap baris dan kolom tersebut.

Untuk menggunaan GridLayout perlu dilakukan beberapa hal berikut:
a.     Import Library :
                                import java.awt.GrindLayout;
b.     Membuat obyek layout :
                                GrindLayout namaLayout = new GrindLayout(nRow,nCol);
                                -nRow  : Jumlah Baris
                                         -nCol  : Jumlah Kolom
c.     Mengarahkan layout panel ke obyek layout
                               namaPanel.setLayout(namaLayout);

Cara alternative dalam menggunakan GridLayout
a.     Import Library :
                                import java.awt.GrindLayout;
b.     Mengarahkan layout panel ke GridLayout :
                                namaPanel.setLayout(new GridLayout(nRow,nCol));

Contoh penggunaan GridLayout
Untuk membuat layout dengan bentuk 2 x 2 :
                                namaPanel.setLayout(new GridLayout(2,2));


Contoh Script GridLayout dalam program
import java.awt.*;
import java.awt.event.*;
import javax.swing.*;

    public class Grid extends JFrame {
    public Grid(  ) {
    createUserInterface();
    }
      private void createUserInterface(){

         JPanel panel1 = new JPanel();

         panel1.setLayout(new GridLayout(3, 2));

         panel1.add(new JButton("One"));

         panel1.add(new JButton("Two"));

         panel1.add(new JButton("Three"));

         panel1.add(new JButton("Four"));

         panel1.add(new JButton("Five"));

      

         this.add(panel1);

         this.setTitle("Grid");

         this.setDefaultCloseOperation( JFrame.EXIT_ON_CLOSE );

         this.setSize(200, 200);

         this.setLocation(200, 200);

         this.setVisible(true);

      }

       public static void main(String[] args) {

         Grid app = new Grid();

      }

   }  

Demikian penjelasan tentang GrindLayout, semoga bisa membantu yach sobat semua,... ^.^

Refrensi :  - Heri Hermawan 
                  - Pribadiraharja
Read More

Mau buat buku tamu ini ?
Klik di sini